Error message

Notice: Undefined offset: 1 in counter_get_browser() (line 70 of /home/biroorg/public_html/sites/all/modules/counter/counter.lib.inc).

Biro Organisasi Setda Prov NTB kunjungi 4 OPD Prov NTB

Untuk saling mengingatkan  sekaligus melihat dari dekat progress OPD lingkup Pemprov NTB untuk memenuhi standard-standard pelayanan publik pasca direktif Gubernur NTB dalam rapat pimpinan bulan yang lalu, kepala Biro Organisasi Setda Prov NtB beserta Kabag tata laksana dan reformasi birokrasi dan staf melakukan silaturrahmi ke beberapa OPD yang menurut penilaian Ombushment tahun 2015 masih perlu terus meningkatkan prasyarat-prasyarat layanan publiknya. Sebagai informasi bahwa hasil penilaian kepatuhan standard pelayanan publik Pemprov meraih angka 73,96, kita masih berada pada zona kuning dari 53 produk layanan dengan predikat kepatuhan sedang. Dalam rapat pimpinan bulan yang lalu, Gubernur NtB TGH M Zainul Majdi mencermati satu persatu tingkat kepatuhan pelayanan yg diberikan setiap OPD dan Beliau meminta bagi OPD yg sdh memiliki nilai baik agar dipertahankan bahkan terus ditingkatkan hingga kualitas pelayanan dapat memuaskan masyarakat. secara khusus beliau meminta kepada 4 OPD yakni dinas kesehatan, dinas perpustakaan dan kearsipan, dinas sosial dan dinas pendidikan dan kebudayaan agar memperbaiki segera standard pelayanan di empat kerja masing2, mengingat ke empat OPD ini bernilai masih dibawah rata2 73,96.
Untuk memastikan direktif Bapak Gubernur tersebut sdh di laksanakan oleh OPD, maka biro organisasi selaku perangkat daerah yg diberi tugas dan fungsi mengawal pelayanan publik Pemprov NtB hadir berkoordinasi melihat dari dekat progress yg telah dilakukan dan berdiskusi langsung dgn Unit pemberi layanan agar stanard2 pelayanan dapat terpenuhi dengan baik.

Alhamdulilah respons Semua OPD baik terhadap direktif Bapak Gubernur, kami melihat langsung berbagai item kepatuhan layanan telah dipenuhi OPD namun tentunya masih ada beberpa hal yang menjadi catatan untuk perbaikan ke depan. Hal ini sdh kita sampaikan ke pimpinan OPD yg bersangkutan agar dipenuhi segera mengingat saat ini Ombushment NtB jg sdg melakukan penilaian kepatuhan untuk tahun 2016. Kemarin informasi yg kita dapatkan Ombushment turun secara acak ke beberapa Opd terpilih bulan Mei, rapim kita sebelum Mei kita berdoa semoga perbaikan2 ini telah dilakukan pasca rapim dan sebelum Ombushment survey sehingga kita bisa berharap hasil penilaian kepatuhan ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya. Namun tdk berhenti disitu sj, sekali lagi jgn kita melakukan ini karena ada penilaian, tapi Haris dilihat penilaian ini adalah satu instrument untuk mengingatkan kita betapa penting kepatuhan standar pelayanan yg baik itu kita hadirkan bersama karena sanalah satu fungsi Pemerintah kan meme Eri pelayanan prima pelayanan terbaik kepada masyarkat. Dengan terpenuhinya berbagai standard ini kita harapkan tahap berikutnya kualitas pelayanan jg semakin ditingkatkan yg bisa dibuktikan nantinya dengan survey kepuasan layanan publik kepada para pengguna layanan.

          
Kunjungan hari kedua ke dinas perpustakaan dan kearsipan serta dinas pendidikan dan kebudayaan. Di kedua SKPD ini tim menemukan kepatuhan prasyarat layanan publik sdh lebih baik dibanding dari kondisi sebelumnya. Setelah hasil penilaian Ombushment dan rapat pimpinan ke dua OPD ini bergerak cepat memenuhi unsur-unsur kepatuhan pelayanan publik mulai dari standard pelayanan, maklumat layanan, sistem informasi, pelayanan khusus sampai kepada mekanisme aduan layanan dan berbagai kelengkapan lainnya. Sebelumnya memang opd2 ini seperti halnya dinas pendidikan dan kebudayaan telah melakukan simulasi bersama Ombushment untuk memastikan tingkat perbaikan layanan yg ada setelah berbagai penyempurnaan dilakukan. Namun demikian dalam peninjauan ke empat OPD ini masih ada beberapa catatan kita utk terus di penuhi antara lain Memaksimalkan berbagai sarana prasarana pos pengaduan layanan publik, tanda-tanda/penunjuk arah, nomenkaltur unit layanan didalam tiap pos layanan, ketersediaan peralatan bagi kaum yg berkebutuhan khusus/disable, ID card tenaga pelayanan ini yg nampak sederhana namun penting, ada juga yang lupa atau kurang jelas mengenai alur pelayanan yg diberikan, quisioner kualitas pelayanan yg perlu diberikan kepada para peminta layanan, dan tentu penempatan berbagai instrumen pelayanan publik ini harus juga tetap memenuhi unsur estetika yg ada agar kantor nampak bersih dan rapi.
catatan ini kami akan sampaikan juga kepada Kepala OPD bersangkutan sebagai bahan masukan bagi terus penyempurnaan yg tengah dilakukan. Dan bagi OPD yg sdh punya nilai baik agar tetap memantau keberadaan instrumen kepatuhan pelayanan ini, jangan sampai rusak ataupun hilang. tentu hasil pemantauan ini kita laporkan kepada pimpinan agar Pimpinan mengetahui juga progress dari direktif yang beliau sampaikan dalam rapim beberapa waktu yg lalu.