Error message

Notice: Undefined offset: 1 in counter_get_browser() (line 70 of /home/biroorg/public_html/sites/all/modules/counter/counter.lib.inc).

e-SAKIP DARI BANDUNG UNTUK NTB

 Hibah Sistem Aplikasi e-SAKIP Kota Bandung direplikasikan di Provinsi NTB untuk memperbaiki nilai LAKIP Provinsi NTB dari CC menjadi BB diikhtiarkan menjadi AA.

        ASN jangan berpuas diri, lakukan inovasi kalau mau maju dan daerah NTB mampu bersaing dengan daerah lain yang lebih maju. Kalau ASN miskin ide dan inovasi, terapkan ATM (Ambil-Tiru dan  Modifikasi), jelas Sekda Provinsi NTB Ir. H. Rosiady Sayuti, P.hD sebelum menerima hibah Sistem      e-SAKIP dari Pemerintah Kota Bandung di Hotel Lombok Raya, 20 Juni 2017.

        Sekda mengilustrasikan, Jepang maju bukan karena kepandaiannya melahirkan inovasi, akan tetapi Jepang itu mampu bersaing dengan negara-negara maju karena pinter meniru inovasi yang dilahirkan negara lain. Jepang mampu mengaplikasikan ATM di negaranya, ungkap Rosiady.

        Oleh karena itu, tinggalkan ego untuk kebaikan. Mari kita tiru kultur atau prinsip orang Jepang yang menerapkan pola ATM. Oleh karena itu pertemuan ini harus dimanfaatkan. Kalau prinsip ATM ini secara by desing dilakukan Insya Allah NTB cepat maju. Oleh karena itu mari kita mulai dengan hal-hal yang baik. Marilah buat perubahan, buat sesuatu yang mengesankan dengan menghadirkan inovasi untuk menghasikan sesutu yang lebih baik, harapnya.

         Mari kita sama-sama memahami hidup ini dengan penuh ikhtiar dan perjuangan dalam perubahan, sehingga dengan hadirnya teman-teman dari Kota Bandung untuk memberikan hibah sistem aplikasi e-SAKIP ini kita semua mau berubah sehingga SAKIP kita ini meningkat, ajaknya.

         Hibah sistem aplikasi e-SAKIP dari Pemerintah Kota Bandung kepada Pemerintah Provinsi NTB diiktiarkan dalam upaya memperbaiki nilai LAKIP yang berturut-turut 6 tahun nilainya CC. Mudah-mudahan dengan penerapan sistem e-SAKIP di NTB nilai LAKIP kita bisa meningkat minimal BB syukur-syukur bisa sejajar nilai LAKIP dengan Kota Bandung yang saat ini AA, ungkap Rosiady dengan nada pesimis.  

Sementara itu pada momen yang sama, Kepala Bappeda Provinsi NTB Ir. Ridwansyah, menyampaikan syukur alhamdulillah, atas hibah sistem e-SAKIP kepada Pemerintah Provinsi NTB yang diserahkan sekaligus bimbingan teknis e-SAKIP ini. Hajatan ini sudah dirancang cukup lama yang berangkat dari keprihatinan terhadap nilai LAKIP Provinsi NTB yang masih rendah. NTB sudah cukup istikomah dimana berturut-turut 6 tahun nilai CC. Karena ingin menjadi salah satu ukuran akuntabilitas dan sudah menjadi direktif dari peraturan perundang-undangan, kita ingin meningkatkan sehingga LAKIP kita dapat ditingkatkan, kata Ridwan.

Ridwan berharap manfaatkan waktu pertemua ini dengan sebaik-baiknya. Dalam membangun aplikasi e-SAKIP dalam kontens kewenangan dalam anggaran di APBD 2018 akan diberikan perhatian dan forsi yang lebih besar untuk membangun sistem ini, termasuk pendampingan ke  kabupate/kota se NTB, kata Ridwan menutup sambutannya. (sahar)