Error message

Notice: Undefined offset: 1 in counter_get_browser() (line 70 of /home/biroorg/public_html/sites/all/modules/counter/counter.lib.inc).

Focus Group Discussion (FGD)

FGD (Focus Group Discussion)

 

FGD  (Focus Group Discussion) Pusat dan Daerah dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah tanggal 10 s.d 12 Juli 2017 dalam rangka Asistensi dan Supervisi Kelembagaan Perangkat Daerah dilihat dari sisi Penyusunan Analisis Beban Kerja (ABK) Urusan Pemerintahan pada Perangkat Daerah.

 

Penyusunan Analisis Beban Kerja (ABK) memiliki arti penting dan strategis antara lain :

  1. Secara substansial, efektif dan efisiensinya Perangkat Daerah akan dapat diukur dengan menggunakan Analisis Beban Kerja (ABK).
  2. Secara operasional setelah terbentuknya kelembagaan Perangkat Daerah menjadi sangat penting untuk dapat ditetapkannya standar pengukuran beban kerja berdasarkan tugas dan fungsi Perangkat Daerah.

 

Implementasi dari pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) 18 Tahun 2016 menunjukkan bahwa penurunan jumlah jabatan struktural belum mencapai target yang diharapkan sebesar 20 % dari total Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lama, secara total hanya berkurang sebesar 0,78 % dari jumlah jabatan struktural.

 

Mencermati kondisi demikian, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri akan melakukan evaluasi terhadap seluruh Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota di 34 (tiga puluh empat) Provinsi dengan melihat :

  1. Tingkat efisiensi dan efektifitas Perangkat Darah yang ada.
  2. Tingkat rasio belanja pegawai APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota.
  3. Tingkat ketersediaan Sumber Daya Manusia / ASN (Aparatur Sipil Negara) yang memenuhi syarat dari kepangkatan, pendidikan dan pengalaman serta kebutuhan jabatan sesuai Anjab (Analisis Jabatan) dan ABK (Analisis Beban Kerja).
  4. Permasalahan yang dihadapi dengan struktur yang ada.

 

Berpedoman pada Permendagri No. 12 Tahun 2008 tentang Pedoman Analisis Beban Kerja bahwa penyusunan ABK penting dilakukan untuk mengukur dan menghitung beban kerja setiap jabatan/unit kerja, sehingga tercapai efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas fungsi serta dapat meningkatkan kapasitas Perangkat Daerah menjadi profesional, transparansi, proporsional dan rasional.

 

Rumusan Kesepakatan Focus Group Discussion :

  1. Persepsi yang sama seluruh Provinsi tentang kebijakan penyusunan Analisis Beban Kerja Pemerintah Daerah pada Perangkat Daerah.
  2. Uraian tugas mencerminkan prinsip Manajemen (POAC) dan WHW (What, How, Why).
  3. Uraian tugas yang dimuat dalam ABK harus berdasarkan Anjab.
  4. Uraian tugas menggambarkan tugas pokok, tugas teknis, tugas manajerial dan tugas tambahan.
  5. Satuan hasil berupa : laporan, dokumen, bahan, data dan arsip.
  6. Waktu kerja efektif :

-        Kerja Efektif perhari        : 1 hari x 5 jam x 60 menit = 300 menit/hari

-        Kerja Efektif perminggu : 5 hari x 5 jam x 60 menit = 1.500 menit/minggu

-        Kerja Efektif perbulan     : 20 hari x 5 jam x 60 menit = 6.000 menit/bulan

-        Kerja Efektif pertahun     : 240 hari x 5 jam x 60 menit = 72.000 menit/tahun.

  1. Perhitungan Beban Kerja / Kebutuhan Pegawai  :

-        Beban Kerja : Volume  x   Waktu

-        Jumlah Kebutuhan Pegawai : ∑ Beban Kerja : Jam Kerja Efektif.

 

 

web : biroorganisasi_riend2017