Seminar Anjab dan ABK dua OPD Provinsi NTB dilakukan secara virtual

Hari ini kamis (17/9) Seminar hasil Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja kembali dilaksanakan, kali ini giliran Rumah Sakit Manambai Abdul Kadir dan Kantor Penghubung, penyelenggaraan seminar agak berbeda yang dilaksanakan sebelumnya karena dilakukan secara virtual menggunakan aplikasi zoom meeting. hal ini dilakukan mengingat kendala geografis dan memutus mata rantai penyebaran covid-19. Seminar di bagi menjadi dua sesi, untuk tahap pertama pemaparan hasil analisis jabatan dan analisis beban kerja RSMA, Pemaparan disampaikan oleh Direktur Rumah sakit yaitu dr. Arindra Kurniawan didampingi oleh pejabat dan pelaksana, Kegiatan ini yang dipandu oleh Kepala BPSDMD NTB Ir. Wedha Magma Ardhi, MT. dimulai sejak pagi jam 09.00 Wita, Asisten III Setda NTB Dr. Lalu Safii, MM. menguji hasil yang disampaikan dan memberikan banyak masukan, saran dan koreksi yang membangun untuk kesempurnaan dokumen nantinya, dikuatkan juga oleh Kepala Biro Organisasi Ir. Lalu Hamdi, M.Si selaku mentor memberikan spirit dan motivasi, menurut dr. Arindra Kurniawan saat ini RSMA masih kekurangan pegawai untuk melaksnaakan tugas dan fungsinya dan mengharapkan dapat diberikan tambahan pegawai serta meminta agar pegawai yang ada tidak dimutasi. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam hasil anjab dan ABK. Seminar ini merupakan salah satu tahapan dalam penyusunan dokumen Anjab dan ABK dalam rangka melengkapi dokumen pendukung penerapan pemberian TPP pada Pemerintah Provinsi NTB. Hingga berita ini dirilis kegiatan seminar masih terus berlangsung yakni pemaparan Hasil Anjab dan ABK Kantor Penghubung Provinsi NTB di Jakarta.