TIM JUMAT SALAM BIRO ORGANISASI, TANGKAP PERMASALAHAN DESA LABULIA

Desa Labulia Kecamatan Jonggat Kabupaten Loteng dihadapkan pada permasalahan air bersih, stunting, infrastruktur jalan desa, penataan taman sulin, dan kemiskinan. Permasalah tersebut diungkap Kepala Desa Labulia Mahjat, S.Pd saat menerima Tim Jumat Salam Biro Organisasi dan Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTB di ruang rapat Kantor Desa Labulia, 22/12/2023.

Mahjat didampingi Sekdes, dan perangkat desa Labulia mengungkap setiap tahun masyarakat Desa Labulia dihadapkan pada krisis air bersih. Di Desa Labulia sudah ada 2 sumur bor bantuan dari KEMENHAM RI yang dapat mensuplay 2 dusun di Desa Labulia, namun terkendala mesin dan jaringan perpipaan. Terhadap masalah ini sudah berkoordinasi dengan BWS Provinsi NTB agar dapat dibantu menyelesaikan permasalahan ini, namun nggak ada respon ungkapnya. 

Selain krisis air bersih lanjut Mahjat, prevalensi stunting di desa Labulia termasuk tinggi. Tercatat anak stunting sebanyak 150 anak. Upaya dan strategi Pemdes bersama pendamping desa melalui pemberian makanan tambahan berupa telur, susu, daging dan makanan tambahan lainnya sudah dilakukan, tetapi belum menunjukkan penurunan yang signifikan. 

Begitu juga infrastruktur jalan desa sepanjang 4,5 kilometer yang terhubung dengan dusun Jagaraga yang kondisinya cukup parah. Apalagi musim hujan tiba nyaris jalan ini tidak bisa dilalui selain tanahnya yang becek juga tebing jalan rawan longsor. Tiap tahun Pemdes Labulia bersurat dan menyampaikan usulan ke Pemda Loteng dan Pemprov NTB agar mendapat perbaikan, tapi tidak ada tindaklanjut, jelas Kades dua periode ini. 

Disamping air bersih, stunting, infrastruktur jalan, Desa Labulia juga dihadapkan pada permasalahan taman sulin yang terkesan masih semerawut. Di taman ini sering terjadi kecelakaan, apalagi pada malam hari karena tidak dilengkapi lampu penerang. Mohon kepada pemerintah Provinsi dan Kabupaten Loteng agar dapat ditata Kembali sehingga taman ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk rekreasi dan berjualan kuliner makanan khas labulia seperti halnya penataan yang dilakukan oleh Pemda Lobar, harap Mahjat. 

Untuk kemiskinan sambung Mahjat, di Desa Labulia banyak masyarakat miskin. Terkait jumlah riilnya nanti akan mengecek dan berkoordinasi dengan bawahannya, karena masalah kemiskinan masalah yang riskan dan harus betul-betul mengecek data yang pasti, jelasnya. 

Pertemuan jumat salam bagaikan gayung bersambug. Permasalahan yang disampaikan Kades Labulia, direspon positif tim Jumat Salam Biro Organisasi dan Biro Administrasi Pembangunan. Terhadap berbagai permasalahan di atas, segera akan kami koordinasikan dan komunikan dengan pihak yang berwenang, termasuk akan memanggil pihak BWS, Dinas Pekerjaan Umum dan berkoordinasi dengan Kabupaten Lombok Tengah, untuk mencari jalan keluar, sehingga permasalahan ini segera tertangani, janji tim Jumat Salam Biro AP dan Biro Organisasi.

 

 Demikian PPID Biro Organisasi.

#BiroOrganisasiNTB #Jumatsalam #NTBmajumelaju