Kemendagri Apresiasi Kinerja Pj Gubernur Hassanudin di NTB

Kamis, 09/012025. Tim Evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi kinerja Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin selama menjabat di NTB. Hal itu disampaikan pada saat penyampain Laporan Kinerja Triwulan Kedua Periode 24 September 2024 - 24 Desember 2024 pada Inspektorat Jenderal Kemendagri di Ruang Rapat Utama Lantai 8, Gedung Inspektorat Jenderal Kemendagri, Jakarta, Kamis (09/01/2025).

 

Dalam kesempatan ini, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Yusharto Huntoyungo mengapresiasi capaian-capaian dari laporan yang disampaikan Pj Gubernur NTB Hassanudin. Diantaranya Hassanudin berhasil mengimplementasikan Strategi 4K yaitu strategi menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif hingga di teruskan kepada Gubernur terpilih.

“kami mengapresiasi komitmen Pempov NTB dalam rangka pertumbuhan ekonomi 8%, kita bergeliat untuk pertumbuhan ini dapat tercapai, dengan merapikan perizinan, kami bahagia melihat ada smelter di NTB dan juga adanya program unggulan beasiswa NTB semoga linked dengan kebutuhan SDM di NTB” ujarnya.

Selain itu, dia juga mengapresiasi terkait dengan NTB sebagai provinsi inovatif dan menerima Predikat Terinformatif dari Komisi Informasi. 

“Selamat untuk Bapak tetap mempertahankan NTB sebagai provinsi inovatif, kami ikuti juga perjalanan NTB terkait dengan inovasi – inovasi, kemudian dari Komisi Informasi saat bapak menerima predikat Terinformatif, ada 4 Kabupaten/kota di daerah Bapak yang sudah sanngat inovatif, 6 kabupaten lainnya harus juga didorong terus agar menjadi sangat inovatif” kata Yusharto. 

Tim Evaluator juga mengapresiasi Pj Gubernur NTB Hassanudin yang berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8%, dan di bawah Kepemimpinan Pj Gubernur NTB Hassanudin tidak terdapat defisit tahun berjalan.

Tak hanya itu, Tim Evaluator juga juga menyebutkan pengembangan sistem persampahan di daerah provinsi menjadi atensi presiden untuk dijadikan program berkualitas, NTB adalah salah satu fokusnya. 

“saya gembira beberapa regulasi mengenai pengelolaan sampah di NTB sudah ada, tinggal diimplementasi. tentang tenaga honorer, mohon dibuat Langkah konkret untuk penataan penyelesaiannya. masih banyak daerah yang belum mendaftarkan semua honorer tersebut di pangkalan data. Agar bisa dicarikan solusi untuk tenaga honorer ini”.

Terkait fasilitas Kesehatan; Pertama, masih perlu perhatian Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, masih ada fasilitas Kesehatan yang belum terakreditasi, 37/45 yang terkareditasi, hal ini dipengaruhi oleh aspek sarana. Kedua, terkait rasio puskesmas yang masih kurang jika di bandingkan dengan jumlah penduduk. Selanjutnya diharapkan agar Pj. Gubernur NTB Hassanudin mendorong puskesmas di wilayah kab/kota di NTB, yang masih belum terpenuhi tenaga kesehatannya, serta dorongan kepada RSU daerah yang masih kekurangan dokter spesialis.

Pj Gubernur NTB, memberikan tanggapan terhadap apresiasi dan hasil evaluasi capaian kinerja Triwulan II di antaranya terkait pencegahan korupsi, BUMD, Perijinan, masalah persampahan dan masalah Kesehatan di NTB.

“Terimakasih pimpinan dan evaluator, para asisten dan kepala dinas yang paling memahami dan membuat pencapaian ini menjadi terealisasi. Kami akan menyiapkan data– data ini, serta mengeksekusi masukan – masukan yang disampaikan oleh para evaluator. Tidak kalah penting adalah mengenai pencegahan korupsi. Kaitan dengan hibah anggaran, kami akan sampaikan kepada penerima hibah untuk dapat melakukan pelaporan pertanggung jawaban. Mengenai apbd kami memang berupaya untuk tidak boleh ada defisit, karena waktu awal saya masuk disambut dengan defisit, tetapi alhamdulillah para asisten dan kepala dinas telah mempersiapkan hingga menjadi baik di tahun ini. Terkait dengan sampah, baik akan kami maksimalkan kembali pengimplementasiannya. Kesehatan, kami akan menindaklanjuti evaluasi atau masukan yang disampaikan kepada kami. Untuk perizinan, sudah kami notice bersama untuk menjadikan bagaimana tanggerang melakukan hal yang baik seperti itu, untuk bisa kita amati tiru dan modifikasi” kata Hassanudin.

Turut hadir dalam kesempatan ini, di antaranya Asisten Bidang Administrasi dan Umum, H. Wirawan, S.Si., M.T, Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah, Dr. H. Nursalim, S.Sos., M.M, Kepala Bagian Kelembagaan, Arif Fahmi, S.Si., M.Si., serta beberapa jajaran Pimpinan Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi NTB. (BIRO ORGANISASI SETDA NTB).